![]() |
|
Upaya Pengurangan Sampah di Sekolah DwipaAbadi YBDA bersama sekolah merancang program waste management. Saat ini yang sedang dan akan berjalan adalah pengadaan tempat sampah terpilah (organik, anorganik dan B3), pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos dan membuat ecobricks dari sampah botol plastik dan kemasan. Pada hari Selasa tanggal 9 November 2020 lalu telah dilaksanakan sosialisasi tentang komitmen bersama terkait pengurangan dan pengelolaan sampah di sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan penjaga sekolah SD DwipaAbadi yang diadakan di ruang kelas SD DwipaAbadi. Dalam kesempatan ini YBDA mengajak pihak sekolah untuk berkomitmen menangani masalah sampah di sekolah, salah satunya adalah dengan membawa botol minum dan tempat makan sendiri dari rumah. Komitmen bersama ini juga disepakati oleh seluruh warga sekolah DwipaAbadi baik TK, SD, SMP dan PLK. Hal ini akan menjadi langkah awal sekolah untuk mengurangi dan mengelola sampah mereka. |
![]() |
|
Seperti yang kita ketahui, sekolah merupakan tempat berkumpulnya banyak orang, mulai dari guru, siswa, penjaga sekolah dan lain-lain. Maka tak dapat dipungkiri apabila persoalan sampah menjadi PR bagi sekolah, hal ini disebabkan anak-anak sekolah sering membeli makanan kemasan yang menggunakan plastik sekali pakai. Oleh karena itu perlu adanya solusi untuk penanganan masalah sampah. Selain pihak sekolah, komitmen bersama ini juga disosialisasikan serta disepakati oleh pihak kantin, karena berdasarkan fakta di lapangan, kantin menjadi sumber utama sampah di sekolah. Salah satu isi komitmen bersama untuk pihak kantin adalah tidak menyediakan gelas plastik dan plastik sekali pakai. Komitmen bersama untuk pihak kantin dan pihak sekolah sebenarnya saling berhubungan, sehingga perlu adanya kolaborasi antara keduanya untuk mewujudkan sekolah yang bersih dan sehat. |



